Home Fitur Artikel Menuju Kemenangan

Perjalanan Menuju “Jembatan Kesuksesan”

sebuah tulisan siswa yang dibuat waktu MOS SMA Negeri 8 Jakarta. Atas permintaan ananda, nama dan asal sekolah dirahasiakan…. berikut tulisannya.

Niat saya untuk mendaftarkan diri sebagai murid SMAN 8 Jakarta bermula dari suksesnya ibu saya sebagai alumni SMAN 8 Jakarta. Ibu saya bekerja di salah satu perusahaan media cetak ternama di Jakarta, walaupun beliau tidak menjabat sebagai orang yg sangat berpengaruh di perusahaan  itu, tapi saya tahu bahwa ibu saya adalah sumber inspirasi bagi setiap orang.

Dengan kesuksesan beliau, sejak dari SD saya sudah berusaha untuk bekerja keras, pantang menyerah, dan tetap semangat menghadapi masalah yg datang. Menginjak usia 8 tahun saat saya memasuki bangku kelas 3 SD dan mengikuti program akselerasi, ambisi saya untuk menjadi murid SMAN 8 Jakarta semakin kuat dan terangkat karena kakak saya pun juga berhasil mendapatkan impiannya untuk menjadi murid SMAN 8 Jakarta. Saat itu juga, saya semakin antusias dan serius untuk mengabulkan impian saya tersebut.

Memasuki usia 11 tahun saat saya lulus SD dan bersiap untuk menuju jenjang yg lebih tinggi yaitu SMP, saya semakin bersemangat dan telah memantapkan hati saya untuk masuk ke SMAN 8 Jakarta. Seiring dengan berjalannya waktu pun, saingan-saingan terus bertambah dan semakin kuat. Namun, masalah semacam itu tidak pernah membuat saya untuk mengurungkan niat saya untuk masuk ke SMAN 8 Jakarta. Tetapi, beberapa hari sebelum kelulusan SMP, saya mulai mengenal sekolah lain yg menurut saya sederajat dengan SMAN 8 Jakarta, yaitu SMAN M.H. Thamrin. Saat saya mulai mengenal lebih jauh mengenai sekolah tersebut, saya mulai tertarik dan mengikuti tes masuk SMAN M.H. Thamrin dan akhirnya saya melupakan impian saya untuk bersekolah di SMAN 8 Jakarta.

Namun, mungkin karena ketidak-seriusan saya, akhirnya saya gagal masuk SMAN tersebut. Dengan kegagalan itu dan beberapa nasihat dari orangtua saya, saya kembali bersemangat, berjuang untuk mendapatkan predikat ‘murid’ di SMAN 8 Jakarta. Setelah mengikuti serangkaian tes yg diselenggarakan SMAN 8 Jakarta, saya menjadi pesimis dan putus asa, seakan saya tahu bahwa hasilnya akan gagal lagi. Tetapi dugaan saya selama ini salah, akhirnya dengan segala perjuangan, saya berhasil mengabulkan impian saya tersebut. Akhirnya saya diterima sebagai salah satu murid di SMAN 8 Jakarta.

Setelah melewati masa-masa yg sulit itu, saya mulai merangkai, menyusun, dan mengurutkan hal-hal apa saja yg akan saya lakukan selama saya menjadi murid SMAN 8 Jakarta untuk sampai pada tujuan saya selanjutnya, yaitu menjadi salah satu mahasiswa fakultas teknik di ITB. Hal pertama yg saya lakukan, saya harus bisa mengenal dan mempelajari hal-hal baik & penting dari setiap saingan tingkat berat yg akan saya hadapi. Setelah saya berhasil mengenal mereka lebih jauh, saya mulai mempelajari dan menerapkan hal-hal tersebut pada diri saya. Kemudian, saya mulai menyusun serangkaian taktik dan strategi untuk ‘menyalip’ mereka disaat mereka lengah ataupun disaat mereka kuat. Jika saya sudah dapat strategi tersebut, saya akan menerapkannya. Sepanjang perjuangan saya nanti untuk menjadi yg terbaik, hal-hal mengenai kerohanian pastinya tetap akan saya jalani, karena juga salah satu faktor untuk mencapai kesuksesan.

 

Wangsa Jaya