Home Fitur Artikel Artikel Pelepasan
Pelepasan siswa kelas XII

Semua yang kita kerjakan, sebesar apa pun, ada nilai baik dan buruknya, Allah lah penilai yang sesungguhnya…*


Hari ini bahagia banget, kegiatan besar selesai. Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2010 – 2011 selesai digelar di Panti Prajurit Balai Sudirman Jakarta Selatan. Acara berlangsung lancar, kepala sekolah  yang diperkirakan tidak hadir, ternyata dengan kepercayaan yang kuat, walau saya tahu beliau baru kembali dari opname di RS Islam Pondok Kopi. Pak Nanang datang ke gedung dengan kaki agak pincang, tetapi di wajah beliau terlihat semangat yang kuat untuk melepas putra-putri terbaik SMAN 8 Jakarta kembali kepada orang tua siswa. Buat para guru ini merupakan pencapaian terbaik yang pak Nanang lakukan, bayangkan dalam rentang kurang dari sebulan dua kegiatan besar dapat terlaksana. Festival Budaya 8 di Teater Tanah Airku  8 Mei 2011, dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2010 – 2011 tanggal 24 Mei 2011.

 

Dua kegiatan ini amat menyita waktu, tenaga dan pikiran. Bayangkan saat di tengah kalender akademik yang begitu padat, sehabis Ujian Nasional kelas XII tentunya para guru harus berkonsetrasi kembali dengan siswa kelas X dan XI. Festival Budaya 8, ternyata dapat berjalan dengan sukses, Teater Tanah Airku TMII dari pukul 19.10 – 11.34 menit terisi penuh oleh hadirin, para orang tua, undangan, para siswa, guru, karyawan, alumni dan media elektronik. Tidak berbeda dengan Balai Sudirman, sedikit demi sedikit terpenuhi oleh para siswa, orang tua dan undangan. Bayangkan pagi hari saat jam menunjukkan 05.20, pihak katering menurunkan 1500 box makanan, ada 1120 kursi orang tua siswa, ada 403 kursi siswa yang diwisuda, ada 120 kursi guru dan karywan, serta para siswa kelas X dan XI yang mengisi acara, memenuhi gedung dengan kapasitas 3500 orang. Ternyata kesungguhan dalam berusaha, kerjasama yang baik, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik untuk dunia pendidikan dan almamater tercinta, SMA NEGERI 8 Jakarta, membuahkan hasil yang terbaik pula.

Para guru yang kelelahan atas kegiatan tersebut, akhirnya dapat tersenyum puas. Ternyata tidak sia-sia semua perjuangan yang ada. Keringat yang jatuh telah menjadi butiran air mata kebahagian, kelelahan fisik yang timbul telah menjadi bumbu-bumbu kenikmatan menuju tidur yang terlelap, bahkan psikis yang tertekan menjadi penahan emosi menuju pengendalian diri. Subhanallah, banyak pelajaran yang kita dapatkan.

Kepala Sekolah menutup hari dengan indah, beliau pulang dari Balai Sudirman dalam keadaan menahan sakit, tetapi ada senyum kebahagian ketika saya jabat erat tanganya, sesaat turun dari panggung prosesi pelepasan siswa, beliau telah mendidik para siswa dari kedatangan di SMA Negeri 8 saat PPDB/MOS  dan mengembalikan ke orang tua saat semua siswa berhasil menyelesaikan pendidikannya. Selamat bertugas di tempat  yang baru, semoga kebaikan tetap menjadi pilihan kita bersama dalam berpikir, bertindak dan berdoa. Amin.

(Guru SMAN 8 Jakarta)